
thanks ya atas doanya
. Album DEWA Insya Allah rilis akhir November mendatang
coba aja kamu ke forum DEWA dah banyak tanggapan baik dari aku maupundari teman2 yg lainnya
. Kalo aku mbahas lagi masalah itu di sini terus terang aku males!! males nanggepinya!!
Di sana sudah banyak yg nanggapi masalah itu
Pangeran Cinta
DETIK-DETIK BERGANTI DENGAN DETIK
MENIT PUN SILIH BERGANTI
HARI-HARI PUN TERUS BERGANTI
BULAN-BULAN JUGA TERUS BERGANTI
JAMAN-JAMAN PUN TERUS BERUBAH
Nich lirik emang keliatannya biasa-biasa aja malah umum, tapi kalau kita arif menghayatinya banyak yang terkandung hikmah didalamnya. Ini sudut pandang gw :
Kejadian jasad manusia mempunyai beberapa hikmah dan rahasia yang menyamai rahasia kejadian langit dan bumi, maka alangkah baiknya kita memberi gambaran perumpamaan dengan serba ringkas dalam ilmu Tasrikh yaitu Ilmu Kejadian Manusia (Sangkan Paraning Dumadi).
Bahwa manusia mempunyai 360 tulang yang sama dengan 360 derajat pada lingkaran bumi dan juga 360 hari dalam setahun. Manusia juga mempunyai 17 sendi yang besar karena umumnya manusia terjaga setiap sehari semalam 17 jam yaitu 3 jam pada awal malam dan 2 jam pada awal siang dan 12 jam pada masa siang. Maka dalam 17 jam inilah gerak gerik anggota yang 17 sendi itu melakukan kebajikan atau kejahatan ? Maka syariatnya diwajibkan dan difardhukan kepada manusia mengerjakan sholat lima waktu dalam sehari semalam sebanyak 17 rakaat.
Bahwa manusia mempunyai Urat-Urat besar dalam badan manusia berjumlah 12 yaitu jadi ibarat 12 bulan setahun dan 12 jam pada siang dan 12 jam pada malam. Dikatakan juga bilangan rambut manusia ada 124.000 yaitu supaya mengingatkan kepada kita jumlah Nabi-nabi yang diikhtikrafkan ulama sebanyak 124.000 nabi dan banyak lagi rahasia-rahasia kejadian tubuh manusia yang sengaja ditinggalkan dan masih banyak lagi rahasia-rahasia diri manusia yang sama dengan alam semesta ini.
Pegel juga ngetiknya…he…he…he..
HIDUP INI JUGA PASTI MATI
Lha…Mas Dhani, ini gomana tho…yang namanya HIDUP itu ya HIDUP …Baqa, alias Langgeng, dan hidup itu memang SATU…ya Allah SWT.
Pada setiap manusia ada Hidup-nya Satu. Jika hidup hanya satu, kenapa banyak yang meninggal tiap hari nuntut siang dan malam ?
Yang Satu itu tetap Hidup sebab jika mati maka matilah semua, jangan keliru, hidup tetap hanya Satu dan Tidak kena mati, yaitu hidup Allah tidak akan rusak tetap saja langgeng.
Yang bisa mati adalah hidupnya manusia yaitu yang disebut Nyawa. Hakikatnya nyawa adalah Rasa Jasmani yaitu Nafsu.
Yang namanya hidup milik Allah sifatnya terang padang, langgeng tidak kena mati meliputi Tujuh Langit Tujuh Bumi, Arrasy Kursi, Syurga Neraka diliputi semuanya oleh sifatNya Hidup Allah. Buktinya nyawa disebut hidupnya semua jenis mahluk, manusia juga hewan asalnya dari Yang Satu.
Apa yang menjadikan Nyawa itu ? apakah yang disebut tadi yang sifatnya Terang di wujud manusia ? Bukan, bukan itu ! Jika anggapannya demikian tentunya Dzat Yang Maha Suci akan nuntut berkurang, karena dibagi-bagikan kepada setiap mahluk hidup.
DzatNya Allah SWT tidak akan berubah, tidak akan berkurang, langgeng tidak berkurang tidak bertambah dan tidak rusak. Ibaratnya jika di alam dunia ini kita mengurung sebuah lampu dengan sebuah saringan yang lubangnya ada ribuan maka sorotnya itu tentu menjadi banyak sebanyak lubang tadi, satu sorot satu lubang menjadi nyawa.
Jadi setegasnya yang menjadi hidupnya jasmani yaitu sorotnya dari Sagara Hirup, biarpun jumlah lampunya jutaan, tetap saja terangnya itu hanya satu. Hidupnya Allah cukup tidak kurang tidak lebih. Ibarat api di lampu minyak, jika dipakai untuk menyulut rokok oleh seluruh manusia dijagat raya ini, setiap orang sebatang rokok menyulut kesana, apakah Api dalam lampu tadi berkurang ? tentu tidak ! malah semakin bertambah banyak.
Tapi maksud Dhani cs. Lain toh, penggambaran Hidup pasti mati itu, ya yang nyata sekarang, bahwa semua geraknya mahluk bakal brenti….
Nyambung....